Banyak wanita masih bertanya-tanya: “Boleh nggak sih berenang waktu haid?” Pertanyaan ini sering muncul karena adanya mitos lama yang mengaitkan menstruasi dengan risiko kesehatan, kebocoran, bahkan kepercayaan bahwa darah menstruasi bisa menarik hewan laut seperti hiu. Faktanya, penelitian medis menunjukkan bahwa berenang saat menstruasi aman dan bisa bermanfaat untuk tubuh — asalkan kamu tahu cara yang tepat.
1. Berenang Saat Haid Itu Aman
Tidak ada alasan medis yang melarang seseorang berenang saat menstruasi. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), menstruasi tidak memengaruhi kemampuan tubuh untuk berolahraga, termasuk aktivitas di air seperti berenang.
Selain itu, tekanan air saat kamu berada di kolam atau laut dapat memperlambat aliran darah menstruasi, sehingga risiko bocor sangat kecil. Jadi, kamu tidak perlu khawatir “darah akan keluar di air” — itu hanya mitos.
2. Pilih Produk Menstruasi yang Tepat
Agar nyaman dan aman saat berenang, penting untuk memilih produk menstruasi yang sesuai.
-
Tampon menyerap darah dari dalam vagina dan bisa digunakan selama 4–8 jam, tergantung banyaknya aliran darah.
-
Menstrual cup menampung darah (bukan menyerapnya) dan bisa digunakan hingga 12 jam. Produk ini ramah lingkungan, ekonomis, dan sangat cocok untuk aktivitas di air.
Keduanya aman digunakan selama kamu menggantinya sesuai petunjuk. Hindari memakai pembalut sekali pakai, karena bisa menyerap air dan tidak efektif saat berenang.
3. Justru Bisa Meredakan Nyeri Haid
Selain aman, berenang juga bisa membantu mengurangi kram perut, rasa kembung, dan perubahan suasana hatiyang sering muncul saat menstruasi. Aktivitas fisik ringan seperti berenang membantu meningkatkan sirkulasi darah dan melepaskan endorfin, yaitu hormon alami yang dapat menurunkan rasa sakit dan meningkatkan suasana hati.
Air yang dingin juga bisa memberi efek menenangkan dan membuat tubuh terasa segar kembali.
4. Tips Berenang Saat Menstruasi
Agar tetap nyaman dan higienis, perhatikan hal-hal berikut:
-
Ganti tampon atau kosongkan menstrual cup sebelum dan sesudah berenang.
-
Gunakan baju renang berwarna gelap agar lebih percaya diri.
-
Segera mandi setelah keluar dari kolam atau laut.
-
Jangan terlalu lama memakai baju renang basah untuk menghindari iritasi.
Jika menstruasi kamu cukup deras, tetap boleh berenang — cukup istirahat dan ganti produk menstruasi lebih sering.
5. Kesimpulan
Berenang saat menstruasi itu boleh dan aman. Dengan produk menstruasi yang tepat, kamu bisa menikmati aktivitas air tanpa rasa khawatir. Bahkan, berenang dapat membantu mengurangi gejala menstruasi dan membuat kamu merasa lebih bugar. Menstruasi adalah proses alami tubuh — bukan penghalang untuk bergerak, bersenang-senang, dan menikmati hidup. 🌊
📚 Sumber:
-
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). (2021). FAQ: Exercise and Your Menstrual Cycle.
-
Daley, A. J. (2009). Exercise and primary dysmenorrhea: A comprehensive and critical review of the literature.Sports Medicine, 39(6), 451–471.
-
Mayo Clinic. (2022). Menstrual cycle: What's normal, what's not.
-
National Health Service (NHS). (2023). Periods and exercise.
-
North, B. B., & Oldham, M. J. (2011). Preclinical, clinical, and over-the-counter postmarketing experience with a new menstrual cup product. Journal of Women’s Health, 20(2), 303–311.
Tinggalkan komentar