Situs ini memiliki dukungan terbatas untuk browser Anda. Sebaiknya beralih ke Edge, Chrome, Safari, atau Firefox.

Gunakan kode FREESHIP untuk pesanan di atas IDR 90.000

Hai Nona! Unduh aplikasi pelacak menstruasi kami untuk iOS & Android untuk memahami lebih baik tentang siklus menstruasi kamu.

Bolehkah Wanita Berenang Saat Haid? Simak Tips Berikut!

Bolehkah Wanita Berenang Saat Haid? Simak Tips Berikut!

Bolehkah berenang saat menstruasi? Pertanyaan ini tentu sering muncul dan banyak orang mengatakan agar tidak berenang selama masa menstruasi. Alasannya adalah khawatir darah akan bocor ketika sedang asyik berenang. Namun, apakah benar demikian? Mari kita lihat penjelasan berikut ini. 

Apakah Boleh Berenang Saat Haid?

Sebenarnya, semua jenis olahraga termasuk berenang boleh-boleh saja dilakukan meskipun sedang menstruasi. Anggapan bahwa darah menstruasi akan terus mengalir atau bahkan berhenti saat berenang adalah sebuah mitos semata. Pasalnya, berenang saat menstruasi tidak secara langsung menghentikan perdarahan. Jika kamu berenang saat menstruasi, darah menstruasi akan tetap keluar, hanya saja tidak sebanyak saat kamu tidak sedang berenang.

Namun, perlu diingat bahwa hal tersebut tidak menjamin bahwa darah menstruasi kamu tidak akan masuk ke dalam air kolam renang. Risiko darah menstruasi tembus dan mengotori air kolam masih ada, terutama jika kamu sering keluar masuk kolam berulang kali.

Selain itu, ada juga yang menganggap bahwa berenang saat menstruasi dilarang karena dapat memperburuk kram menstruasi. Namun, anggapan ini juga tidak benar. Sebenarnya, olahraga yang tidak berlebihan justru dapat membantu meredakan kram menstruasi. Termasuk salah satunya berenang.

Tips Aman Berenang Saat Haid

Meskipun aman dan diperbolehkan, tetap perhatikan beberapa tips berenang yang aman saat menstruasi. Di antaranya yaitu:

1. Hindari penggunaan pembalut kain

Pembalut bekerja dengan menyerap darah menstruasi. Oleh karena itu, hindari penggunaan pembalut berbahan kain karena dapat menyerap air kolam renang dan menyebabkan darah bocor ke dalam baju renang dan mengotori air kolam.

2. Gunakan tampon atau cangkir menstruasi

Disarankan untuk menggunakan tampon atau cangkir menstruasi yang terbukti lebih aman dan memiliki risiko kebocoran yang lebih rendah.

Jika lebih nyaman menggunakan tampon, pastikan untuk menggantinya setidaknya setiap 8 jam guna mengurangi risiko sindrom syok toksik. Jika memilih cangkir menstruasi, jangan gunakan lebih dari 6 jam dan selalu jaga kebersihan alat tersebut.

3. Gunakan pakaian renang khusus untuk menstruasi

Pakaian renang yang dirancang khusus untuk menstruasi dapat mencegah darah menstruasi bocor dan mencemari air kolam renang. Pakaian ini dapat menjadi pilihan saat ingin berenang saat menstruasi, sehingga kamu merasa lebih percaya diri.

4. Mandi dan keramas setelah berenang

Seperti tempat umum lainnya, kolam renang yang digunakan oleh banyak orang cenderung sulit untuk menjaga kebersihannya. Selain itu, jika sistem penyaringan kolam tidak baik, airnya dapat terkontaminasi oleh bakteri. Jika tubuh dan area intim basah, lembap, dan terpapar air yang tidak bersih dalam waktu yang lama, kamu berisiko mengalami gangguan kesehatan seperti infeksi.

Oleh karena itu, setelah selesai berenang, disarankan untuk langsung mandi dan keramas dengan air bersih yang mengalir. Jangan khawatir, mandi dan keramas saat menstruasi tidak dilarang, malah akan menjaga kebersihan tubuhmu.

Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Berenang Saat Haid

Walaupun boleh berenang saat sedang menstruasi, penting bagi kamu untuk memperhatikan kebersihannya. Mengingat kolam renang sering digunakan oleh banyak orang, menjaga kebersihan menjadi faktor penting. Ketika berada di kolam renang, vagina rentan terinfeksi karena darah menstruasi yang bersifat basa dapat mengubah pH vagina, terlebih lagi dengan pengaruh pH air di kolam renang. Hal ini mempermudah bakteri dari air kolam berkumpul di dalam vagina.

Selain itu, masalah lainnya adalah kurangnya popularitas penggunaan tampon dan menstrual cup di Indonesia, sehingga beberapa orang mungkin memilih menggunakan pembalut saat berenang. Namun, dari segi kebersihan, disarankan untuk tidak melakukannya karena pembalut akan menyerap air kolam, membuatnya membengkak dan lembap.

Meskipun sedang menstruasi, boleh saja kamu melakukan berbagai aktivitas termasuk salah satunya berenang. Tapi, sebelum berenang sebaiknya kamu persiapkan diri dengan menggunakan perlengkapan renang khusus yang dapat menahan aliran darah haid dan memberikan kenyamanan. Dan jika memungkinkan, pilihlah waktu berenang di akhir masa menstruasi ketika jumlah darah yang keluar sudah berkurang. Hal ini dapat memberikan ketenangan bagi kamu. 

Apabila masih ada pertanyaan mengenai keamanan berenang saat menstruasi, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mendapatkan penjelasan yang jelas dan akurat.

References:

https://www.alodokter.com/bolehkah-wanita-berenang-saat-haid

https://www.sehatq.com/artikel/apakah-boleh-berenang-saat-haid

https://hellosehat.com/wanita/menstruasi/apakah-boleh-berenang-saat-menstruasi/

Tinggalkan komentar

Use coupon code WELCOME10 for 10% off your first order.

Keranjang

Selamat! Pesanan Anda memenuhi syarat untuk pengiriman gratis Spend Rp 200.000 for free shipping
Tidak ada lagi produk yang tersedia untuk dibeli

Keranjang Anda saat ini kosong.