Bahaya Obesitas Pada Kesehatan Wanita - Nona Woman
Situs ini memiliki dukungan terbatas untuk browser Anda. Sebaiknya beralih ke Edge, Chrome, Safari, atau Firefox.

Gunakan Kode FREESHIP untuk pesanan di atas IDR 90.000

Hai Nona! Unduh aplikasi pelacak periode kami untuk iOS & Android untuk memahami lebih lanjut tentang siklus menstruasi Anda.

Bahaya Obesitas Pada Kesehatan Wanita

Kelebihan berat badan atau dalam istilah medis biasa disebut obesitas merupakan sebuah kondisi dimana tubuh memiliki lemak yang berlebih. Ada efek negatif dan bahaya dari obesitas yang bisa menimbulkan beragam penyakit hingga bisa merenggut nyawa seseorang. Pada umumnya, obesitas dipicu oleh dua faktor, yaitu terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi asupan makanan dan kurangnya melakukan aktivitas fisik. 

Disamping itu, bertambahnya ketergantungan masyarakat pada makanan yang padat energi dan makanan siap saji yang memiliki kandungan karbohidrat, gula, atau lemak sehingga dapat tingkatkan resiko obesitas. Perlu kamu ketahui jika wanita harus hati-hati karena beresiko tinggi untuk mengalami obesitas. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Ini pemicunya.

Obesitas

Mengapa Wanita Rentan Mengalami Obesitas?

Menurut riset yang di publikasikan pada Current Obesity Reports, wanita memang lebih beresiko mengalami obesitas dibanding dengan pria. Setidaknya terdapat 2 faktor mengapa hal ini rentan terjadi pada wanita, diantaranya: 

  • Hormon 
    Salah satu hal yang menjadi pemicu obesitas pada wanita yakni berasal dari faktor hormonal. Ketidaksamaan hormon yang dipunyai wanita dan pria berperanan pada perubahan obesitas. Pada tubuh wanita, menyimpan lebih banyak lemak jika dibandingkan pria. Sementara itu, pria lebih memiliki banyak otot karena menghasilkan hormon testosteron yang lebih banyak dibanding wanita.

    Karena mempunyai massa otot yang banyak, pria secara otomatis memerlukan banyak jumlah kalori. Oleh karenanya, saat pria makan banyak kalorinya akan diserap oleh otot dan tidak tertimbun hingga tidak cepat terjadi obesitas. Walau demikian, tidak berarti semua wanita tentu akan mengalami obesitas ya! Pastinya hal ini tergantung dengan pola makan dan aktivitas masing-masing. 

  • Gaya Hidup
    Resiko obesitas pada wanita bisa juga bertambah karena gaya hidup, termasuk pola makan dan kegiatan fisik. Makanan memiliki kalori tinggi, memiliki kandungan banyak lemak, gula, dan kurang serat kerap kali jadi pemicu wanita obesitas. Bila yang dimakan terlalu berlebih, kalori dari makanan tertimbun pada tubuh. Jika kurang melakukan kegiatan fisik, pembakaran kalori jadi tidak sepadan dengan jumlah kalori yang masuk.

Obesitas

Bahaya Obesitas Bagi Kesehatan Wanita

Diantara bahaya obesitas pada wanita justru akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatannya. Beberapa penyakit yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut:

  • Menstruasi Tidak Teratur 
    Tidak teraturnya transisi menstruasi sebagai peralihan berarti karena pertambahan berat tubuh. Kegemukan sering dihubungkan dengan kenaikan resiko berlangsungnya ketidakteraturan haid. Hal itu karena ada lemak berlebihan yang mengusik kesetimbangan hormon pada tubuh. Umumnya keadaan ini banyak dialami oleh remaja karena rutinitas kerap mengkonsumsi makanan cepat saji. 

  • Kista 
    Kista ovarium bisa terjadi karena rutinitas skema makan yang kurang sehat. Terciptanya kista kecil di ovarium bisa mengakibatkan transisi menstruasi yang tidak teratur, bahkan juga yang lebih kronis, bisa mengakibatkan kemandulan pada beberapa kasus.

  • Kemandulan 
    Kegemukan pada wanita bisa menyebabkan ketidaksuburan dan mempunyai potensi menderita sindrom ovarium polikistik yang mengakibatkan kemandulan. Ini karena kesetidakimbangan horman hingga terjadi infertilitas atau kemandulan pada wanita. 

  • Permasalahan Kulit
    Faktor-faktor yang bisa mengakibatkan berlangsungnya permasalahan kulit pada pasien kegemukan ialah ada peralihan hormon dalam tubuh, hingga menyebabkan menghitamnya wilayah leher atau lipatan badan yang lain. Disamping itu, peregangan kulit dapat mengakibatkan stretch mark. Lembabnya wilayah lipatan badan bisa memicu munculnya bakteri dan jamur sampai memunculkan ruam kulit dan beragam infeksi yang lain. 

  • Berpengaruh Saat Melahirkan
    Pada wanita kegemukan yang hamil mempunyai resiko yang tinggi berlangsungnya diabetes kehamilan. Dan imbas dari wanita hamil yang terkena diabetes tersebut akan membuat berat tubuh bayi semakin besar dibandingkan dengan bayi normal yang lain hingga peluang akan lahir secara Caesar.Disamping itu, bayi itu akan beresiko tinggi terserang penyakit kuning serta peranan jantungnya bisa dipengaruhi. 

  • Kanker Kandungan
    Resiko terserang kanker kandungan akan bertambah akibatnya karena beberapa sel lemak wanita yang menghasilkan hormon estrogen. Makin bertambah lemak, maka makin bertambah estrogen dalam badannya. Disamping itu, reaksi endometrium pada estrogen akan membuat penebalan yang bertambah sehingga memicu kanker kandungan.

    Maka tidak ada kelirunya untuk jaga badan supaya tidak begitu kegemukan. Oleh karenanya, mulai dari saat ini untuk jaga berat tubuh teman dekat supaya masih tetap sehat dengan olahraga dengan teratur dan mengaplikasikan skema makan sehat. Dengan mempunyai berat tubuh yang bagus, Teman dekat Sehat bisa kurangi resiko terserang penyakit dan bisa jalankan hidup optimal yang berkualitas

Inilah Cara Mencegah Obesitas Pada Wanita

Salah satu cara yang efisien untuk mencegah terjadinya obesitas pada wanita adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Apa saja? Yuk, simak ulasan berikut ini.

  • Jaga Pola Makan
    Agar tidak kegemukan, kamu disarankan untuk kurangi mengkonsumsi makanan berlemak. Tetapi, lemak yang diartikan adalah lemak jahat, sama dalam gorengan atau makanan siap sajian.

  • Berolahraga Secara Rutin
    Beraktivitas fisik atau olahraga dengan teratur penting untuk menjaga atau turunkan berat tubuh, membuat badan sehat keseluruhannya, dan terbebas dari resiko penyakit kardiovaskular.

  • Mengatur Stres dengan Baik
    Selain beberapa cara diatas, ada juga yang perlu kamu lakukan untuk mencegah obesitas agar tidak terjadi pada diri kamu, yaitu dengan mengatur stres dengan baik. Hal ini mengapa? Perlu kamu ketahui bahwa stres yang tidak dapat diatur dengan baik bisa banyak memiliki dampak buruk dalam tubuh dan pikiran.

    Sebuah studi yang telah dipublikasikan dalam Current Obesity Reports memperlihatkan jika stres bisa menimbulkan respons otak yang mengubah pola makan, sehingga hal ini mengakibatkan seseorang akan menginginkan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan kalori tinggi. Dan pada akhirnya, jika terlalu banyak mengonsumsi makanan yang berkalori tinggi bisa menjadi penyebab terjadinya obesitas.

Setelah kamu menyimak beberapa informasi diatas, sudah saatnya mulai sekarang kamu harus bisa mengontrol jumlah makanan yang dikonsumsi dan menyeimbangkan dengan aktivitas fisik yang rutin dilakukan setiap hari. 

References:

https://www.halodoc.com/artikel/pola-hidup-sehat-untuk-cegah-obesitas-bagi-wanita

https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/diet-nutrisi/wanita-lebih-rentan-obesitas-ini-alasannya

https://www.prosehat.com/artikel/wanitasehat/dampak-obesitas-bagi-wanita

https://www.alodokter.com/obesitas

https://www.mitrakeluarga.com/artikel/artikel-kesehatan/bahaya-obesitas-dan-pencegahannya

Tinggalkan komentar

Keranjang

Tidak ada lagi produk yang tersedia untuk dibeli

Keranjang Anda saat ini kosong.