Situs ini memiliki dukungan terbatas untuk browser Anda. Sebaiknya beralih ke Edge, Chrome, Safari, atau Firefox.

Gunakan kode FREESHIP untuk pesanan di atas IDR 90.000

Hai Nona! Unduh aplikasi pelacak menstruasi kami untuk iOS & Android untuk memahami lebih baik tentang siklus menstruasi kamu.

5 Penyebab Umum Infertilitas

5 Penyebab Umum Infertilitas

Setelah menikah banyak pasangan berharap untuk memiliki anak. Namun, tidak jarang pasangan yang telah menunggu lama untuk memiliki anak merasa khawatir ketika kehamilan tidak kunjung datang. Dalam situasi seperti ini, penting untuk memeriksa kondisi kesuburan masing-masing pasangan, karena infertilitas bisa menjadi penyebabnya.

Infertilitas adalah masalah kesuburan yang terjadi ketika seorang istri tidak berhasil hamil setelah berhubungan intim secara teratur selama setahun tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu atau kedua pasangan.

Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua pasangan yang mengalami kesulitan dalam menghasilkan keturunan mengalami infertilitas. Penjelasan lebih lanjut akan disajikan di bawah ini.

Faktor-faktor Yang Menyebabkan Infertilitas

Infertilitas dapat terjadi pada siapapun, tetapi ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan resiko nya. Berikut adalah faktor penyebab infertilitas.

1. Pola Hidup Yang Tidak Sehat

Tubuh dan kesehatan seseorang berpengaruh besar pada segala yang mereka lakukan dan makan. Pola hidup tidak sehat, seperti merokok, minum alkohol, dan makan makanan siap saji, dapat mengurangi tingkat kesuburan. Ini juga berpotensi merusak organ reproduksi, meningkatkan risiko keguguran, dan menyebabkan cacat lahir pada wanita yang merokok karena asap rokok dapat mengganggu sel telur dan menyebabkan infertilitas.

2. Berat Badan Yang Kurang Ideal

Berat badan seseorang sering menjadi petunjuk tentang kesehatannya. Orang yang memiliki berat badan berlebihan sering memiliki risiko penyakit serius. Selain itu, berlebihan berat badan juga dapat mengganggu sistem reproduksi dan membuat sulit untuk hamil.

Namun, bukan berarti tubuh yang terlalu kurus bebas dari risiko infertilitas. Berat badan yang kurang dari normal seringkali mengindikasikan kekurangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, yang bisa mengganggu fungsi organ-organ tubuh.

3. Adanya Gangguan Hormon

Gangguan hormon dapat terjadi pada siapa saja, dan tanda-tandanya sering terlihat dalam kondisi fisik. Misalnya, gangguan hormon selama kehamilan dapat mempengaruhi organ tubuh lain.

Selain itu, gangguan hormon bisa mempengaruhi produksi sperma pada pria dan sel telur pada wanita. Kebanyakan gangguan hormon terjadi ketika seseorang menua, tetapi ada juga faktor lain seperti penggunaan obat-obatan yang dapat memicu gangguan ini.

4. Mengalami Gangguan Serviks

Lendir serviks pada wanita sangat penting dalam proses reproduksi. Ini membantu sperma mencapai sel telur dengan lebih mudah, memungkinkan pembuahan terjadi dalam rahim. Namun, gangguan pada serviks dapat mengubah lendirnya dan menghambat sperma. Kondisi kesehatan organ intim wanita seringkali menjadi penyebab masalah ini.

5. Faktor Keturunan

Infertilitas bisa disebabkan oleh faktor genetik yang diwarisi dari keluarga. Pada pria, sekitar 15% infertilitas dapat terkait dengan genetika. Misalnya, kelainan produksi sperma bisa diwarisi dari orang tua dan beberapa kondisi genetik seperti sindrom Klinefelter dan Kallman dapat menyebabkan infertilitas.

Sama halnya, genetika juga mempengaruhi sekitar 10% kasus infertilitas wanita. Beberapa faktor genetik tertentu, seperti perubahan kromosom yang diwarisi atau varian gen tunggal dari orang tua, dapat berperan. Selain itu, jika dalam keluarga terdapat riwayat kondisi medis seperti menopause dini atau endometriosis, maka seseorang mungkin memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan yang serupa.

Pencegahan Infertilitas

Salah satu cara pengobatan infertilitas adalah dengan meningkatkan kualitas sperma pada pria dan menjaga siklus menstruasi wanita sesuai dengan rekomendasi dokter. Namun, untuk mencegah infertilitas, ada beberapa tips sederhana yang bisa kamu dan pasangan lakukan mulai sekarang. Di antaranya yaitu:

  • Melakukan hubungan intim secara teratur selama waktu subur untuk meningkatkan peluang kehamilan.
  • Hindari penggunaan obat terlarang.
  • Berhenti mengonsumsi minuman beralkohol dan berhenti merokok.
  • Perhatikan suhu tubuh yang tidak terlalu tinggi, karena bisa mempengaruhi kualitas dan motilitas sperma.
  • Rutin berolahraga untuk meningkatkan kualitas sperma pada pria dan menjaga siklus menstruasi yang lancar pada wanita.
  • Jaga berat badan kamu pada tingkat yang ideal.
  • Konsumsi makanan seimbang yang kaya gizi.
  • Ikuti anjuran dokter tentang penggunaan obat kesuburan.
  • Pertimbangkan teknologi reproduksi bantuan seperti IUI (Intrauterine Insemination), IVF (In Vitro Fertilization), dan GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) jika diperlukan.

Meskipun ada banyak penyebab infertilitas yang dapat dialami oleh pasangan suami istri, kamu tidak perlu merasa putus asa. Masalah ini dapat diatasi dengan langkah yang tepat, seperti berkonsultasi dengan dokter secepatnya. Kamu masih memiliki kesempatan untuk mencapai kehamilan.

Sumber:

Tinggalkan komentar

Use coupon code WELCOME10 for 10% off your first order.

Keranjang

Selamat! Pesanan Anda memenuhi syarat untuk pengiriman gratis Spend Rp 200.000 for free shipping
Tidak ada lagi produk yang tersedia untuk dibeli

Keranjang Anda saat ini kosong.