Situs ini memiliki dukungan terbatas untuk browser Anda. Sebaiknya beralih ke Edge, Chrome, Safari, atau Firefox.

Gunakan kode FREESHIP untuk pesanan di atas IDR 90.000

Hai Nona! Unduh aplikasi pelacak menstruasi kami untuk iOS & Android untuk memahami lebih baik tentang siklus menstruasi kamu.

Mitos atau Fakta, Apakah Pelumas Seks Dapat Menurunkan Peluang Kehamilan?

Mitos atau Fakta, Apakah Pelumas Seks Dapat Menurunkan Peluang Kehamilan?

Mengkonsumsi obat kesuburan saat merencanakan kehamilan adalah hal umum. Sayangnya, beberapa obat dapat menyebabkan kekeringan vagina. Ini mendorong pasangan untuk menggunakan pelumas seks agar penetrasi lebih nyaman, tetapi apakah pelumas dapat menghambat kehamilan masih menjadi perdebatan.

Apakah Penggunaan Pelumas Seks Bisa Menyulitkan Proses Kehamilan?

Hal ini masih menjadi perdebatan karena efek pelumas seks terhadap kemungkinan sulit hamil masih belum jelas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pelumas dapat merusak kualitas sperma.

Jika sperma mengalami kerusakan, pergerakannya menuju sel telur bisa melambat, mengakibatkan kesulitan dalam pembuahan. Oleh karena itu, muncul pertanyaan apakah sebaiknya menghindari penggunaan pelumas seks saat merencanakan kehamilan.

Walaupun begitu, perlu diingat bahwa tubuh wanita secara alami memproduksi pelumas. Sebelum menggunakan pelumas tambahan, disarankan untuk memaksimalkan pelumas alami melalui foreplay yang nyaman bagi kedua pasangan. Banyak wanita memerlukan waktu 15 hingga 20 menit stimulasi untuk mencapai mood yang baik sebelum berhubungan seksual. Oleh karena itu, sebelum beralih ke produk pelumas tambahan, mencoba pendekatan ini dapat menjadi pilihan yang baik bagi kamu dan pasangan.

Pelumas Seks yang Aman

Apabila kamu merasa perlu menggunakan pelumas sebelum berhubungan seks, disarankan untuk memilih pelumas yang telah melalui uji klinis agar dapat dijamin keamanan dan efektivitasnya untuk proses pembuahan. Umumnya, produk ini dikenalkan sebagai pelumas yang bersahabat dengan kesuburan.

Selain itu, disarankan untuk memilih pelumas yang mengandung hidroksietilselulosa. Jenis pelumas ini memiliki kesamaan dengan cairan vagina dan dapat menjaga kualitas sperma.

Pastikan juga bahwa pelumas yang kamu pilih memiliki tingkat keasaman (pH) yang netral, yaitu sekitar 7. Hindari pelumas yang mengandung parfum, pewangi, gliserol, atau paraben, karena selain dapat mengurangi kualitas sperma, pelumas semacam ini berpotensi menyebabkan iritasi pada vagina atau penis.

Apabila kamu menginginkan pelumas berbasis minyak, baby oil dapat menjadi pilihan yang baik. Sebagian besar baby oil cenderung tidak menimbulkan efek samping pada sperma. Meskipun demikian, hindarilah penggunaan baby oil yang telah dicampur dengan pewangi atau parfum.

Tips Sukses Mencapai Kehamilan

Selain melibatkan diri dalam praktik hubungan intim yang tepat, ada beberapa saran dasar yang dapat dicoba oleh calon ibu yang sedang berusaha untuk hamil. Beberapa di antaranya mencakup:

1. Mengonsumsi Vitamin Pranatal

Dianjurkan oleh dokter kandungan untuk mulai mengonsumsi vitamin pranatal tiga bulan sebelum memulai upaya hamil. Vitamin ini berperan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi mikro (vitamin dan mineral), menciptakan lingkungan yang sehat untuk pertumbuhan janin jika kehamilan terjadi.

2. Menjauhi Penggunaan Produk di Area Vagina

Bakteri baik di vagina, seperti Lactobacillus dan Corynebacterium, hanya dapat bertahan dalam suasana yang bersifat asam. Oleh karena itu, menjaga tingkat keasaman (pH) vagina pada kisaran 3,5-4,5 sangat penting. Penggunaan produk pembersih vagina secara berlebihan, terutama hingga ke bagian dalam vagina, dapat menciptakan lingkungan yang tidak kondusif untuk kehamilan.

3. Menggunakan Alat Ovulasi

Meskipun secara teoritis, masa subur atau ovulasi terjadi pada hari ke-14 dalam siklus menstruasi dan dapat dikenali melalui beberapa gejala khas, tidak semua wanita dapat menghitung atau mengenali masa subur mereka. Agar lebih pasti, calon ibu dapat menggunakan alat uji ovulasi yang dapat dibeli secara bebas di apotek. Selain memberikan kepastian, berhubungan intim di sekitar waktu ovulasi juga membuat pengalaman lebih nyaman karena vagina menghasilkan lebih banyak cairan pada periode ini.

Pada fase folikular siklus menstruasi, pelepasan estrogen yang normal menghasilkan lendir vagina yang melimpah, membantu sperma mencapai sel telur. Cairan vagina selama ovulasi cenderung tipis, licin, dan berwarna bening seperti putih telur.

Menggunakan pelumas seks dapat menjadi hambatan bagi wanita yang ingin hamil, namun itu bukan satu-satunya penyebab kesulitan hamil. Penting untuk memperhatikan kondisi kesehatan dan kesuburan kamu serta pasangan. Lakukan hubungan seksual selama masa subur dan terapkan gaya hidup sehat secara konsisten. Jika setelah melakukan langkah-langkah tersebut kamu masih mengalami kesulitan hamil, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Sumber:

https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/seks/pelumas-seks-malah-bikin-susah-hamil

https://www.guesehat.com/becinta-pakai-pelumas-bikin-sulit-hamil

https://www.gooddoctor.co.id/hidup-sehat/seks/pelumas-seks-bikin-susah-hamil-sekedar-mitos-atau-fakta/

https://www.alodokter.com/hati-hati-pelumas-seks-dapat-menurunkan-peluang-kehamilan

Tinggalkan komentar

Use coupon code WELCOME10 for 10% off your first order.

Keranjang

Selamat! Pesanan Anda memenuhi syarat untuk pengiriman gratis Spend Rp 200.000 for free shipping
Tidak ada lagi produk yang tersedia untuk dibeli

Keranjang Anda saat ini kosong.