Padel adalah olahraga raket yang sedang naik daun di berbagai negara, termasuk Indonesia. Banyak perempuan tertarik mencoba padel karena dianggap seru, mudah dipelajari, dan bermanfaat untuk kesehatan fisik maupun mental. Namun, seperti olahraga lainnya, padel juga memiliki tantangan dan risiko. Memahami kelebihan serta kekurangannya dapat membantu perempuan menikmati manfaat maksimal sambil meminimalkan risiko cedera.
Kelebihan Padel bagi Perempuan
-
Mudah Dipelajari dan Inklusif
Lapangan padel lebih kecil dibanding tenis, dengan tempo permainan yang lebih ramah bagi pemula. Perempuan yang belum berpengalaman dalam olahraga raket tetap dapat cepat beradaptasi dan menikmati permainan. -
Meningkatkan Kebugaran Fisik
Padel melatih kelincahan, refleks, kekuatan otot, serta daya tahan kardiovaskular. Gerakan konstan selama permainan membantu membakar kalori, menjaga berat badan, sekaligus meningkatkan kebugaran secara menyeluruh. -
Manfaat Psikologis dan Pengurangan Stres
Aktivitas fisik yang berpadu dengan interaksi sosial terbukti membantu mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan rasa percaya diri. Banyak perempuan merasa lebih berdaya dan termotivasi setelah rutin bermain padel. -
Interaksi Sosial dan Rasa Komunitas
Karena umumnya dimainkan berpasangan (doubles), padel menciptakan ruang untuk kerja sama tim dan pertemanan baru. Klub padel sering menjadi wadah komunitas yang mendukung perempuan untuk tetap aktif secara fisik. -
Dampak Lebih Ringan dibanding Olahraga Intensitas Tinggi
Dibandingkan lari jarak jauh atau olahraga kontak fisik, padel relatif lebih rendah dampaknya pada persendian. Strategi dan kerja sama lebih diutamakan daripada kekuatan murni, sehingga bisa dimainkan lebih lama dengan risiko kelelahan lebih kecil.
Kekurangan dan Risiko Padel bagi Perempuan
-
Risiko Cedera Muskuloskeletal
Gerakan cepat ke samping, perubahan arah mendadak, dan pukulan overhead dapat memicu cedera pergelangan kaki, lutut, bahu, atau siku. Cedera seperti sprain atau tennis elbow cukup sering dilaporkan. -
Cedera Akibat Penggunaan Berulang (Overuse)
Pukulan berulang seperti smash dan volley dapat menimbulkan nyeri bahu, tendonitis, atau masalah sendi jika tidak diimbangi dengan teknik yang benar dan waktu istirahat cukup. -
Tuntutan Daya Tahan dan Kekuatan
Walaupun relatif lebih ramah, padel tetap menuntut kelincahan dan stamina. Tanpa persiapan fisik yang baik, pemain dapat lebih mudah lelah atau berisiko mengalami overtraining. -
Ketergantungan pada Peralatan dan Teknik
Raket yang terlalu berat, sepatu yang tidak sesuai, atau teknik yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko cedera, terutama pada pemain pemula. -
Perbedaan Gender dalam Cedera
Beberapa studi menunjukkan perempuan lebih rentan mengalami cedera tertentu, seperti keseleo ligamen dan tendonitis, karena faktor anatomi, hormonal, dan kekuatan otot. Oleh karena itu, latihan penguatan dan pencegahan cedera sangat penting.
Tips Aman Bermain Padel
-
Lakukan pemanasan sebelum bermain dan peregangan setelahnya.
-
Gunakan sepatu dan raket yang sesuai agar tubuh lebih terlindungi.
-
Sertakan latihan kekuatan inti, lengan, dan tungkai untuk mengurangi risiko cedera.
-
Atur jadwal istirahat agar tubuh bisa pulih optimal.
-
Pertimbangkan bimbingan pelatih untuk mempelajari teknik dasar dengan benar.
Kesimpulan
Padel menawarkan banyak manfaat bagi perempuan: meningkatkan kebugaran, membangun komunitas, serta mendukung kesehatan mental. Namun, risiko cedera dan kelelahan tetap ada, terutama bila teknik dan persiapan fisik diabaikan. Dengan keseimbangan antara antusiasme, pencegahan, dan perawatan tubuh, perempuan dapat menikmati padel secara aman dan berkelanjutan.
Sumber:
-
Healthcare (2025). Assessing the Spread of the Sport of Padel and the Prevalence and Causes of Injuries Among Padel Players. MDPI. https://www.mdpi.com/2227-9032/13/4/367
-
International Journal of Environmental Research and Public Health (2021). Gender Differences in Physical Fitness Characteristics in Professional Padel Players. MDPI. https://www.mdpi.com/1660-4601/18/11/5967
-
López-González, D. E. et al. (2022). Incidence of Upper Body Injuries in Amateur Padel Players. PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/36554736/
-
Saló, A. et al. (2025). Padel-related Injuries: Prevalence and Characteristics in Chilean Amateur Players. BMC Sports Science, Medicine and Rehabilitation. https://bmcsportsscimedrehabil.biomedcentral.com/articles/10.1186/s13102-025-01141-2
-
Padeltonic (2023). Common Injuries in Padel and How to Prevent Them. https://padel.tennistonic.com/padel-news/4291/which-are-the-most-common-injuries-in-padel/
-
Empower Padel (2023). Top 5 Benefits of Padel for Women: Fitness, Fun & Female Empowerment. https://empowerpadel.com/top-5-benefits-of-padel-for-women-fitness-fun-female-empowerment/
Tinggalkan komentar