Situs ini memiliki dukungan terbatas untuk browser Anda. Sebaiknya beralih ke Edge, Chrome, Safari, atau Firefox.

Gunakan kode FREESHIP untuk pesanan di atas IDR 90.000

Hai Nona! Unduh aplikasi pelacak menstruasi kami untuk iOS & Android untuk memahami lebih baik tentang siklus menstruasi kamu.

Kapan Waktu Terbaik Bermain Padel Untuk Wanita?

Kapan Waktu Terbaik Bermain Padel Untuk Wanita?

Padel adalah olahraga yang membutuhkan kecepatan, kelincahan, daya tahan, serta kekuatan eksplosif. Bagi perempuan, perubahan hormon selama siklus menstruasi dapat memengaruhi energi, pemulihan otot, bahkan risiko cedera. Dengan memahami pengaruh tiap fase siklus menstruasi terhadap tubuh, perempuan dapat mengoptimalkan performa saat berlatih maupun bertanding padel.


Siklus Menstruasi dan Performa Fisik

Siklus menstruasi umumnya berlangsung sekitar 28 hari, terbagi dalam empat fase utama: menstruasi, folikular, ovulasi, dan luteal. Setiap fase membawa perubahan hormonal yang berbeda.

  • Fase Menstruasi (Hari 1–5): Kadar estrogen dan progesteron berada di titik terendah. Banyak perempuan merasakan kelelahan, nyeri haid, atau menurunnya motivasi. Pada fase ini, disarankan melakukan latihan ringan seperti teknik dasar, mobilitas, atau pemulihan.

  • Fase Folikular (Hari 6–14): Estrogen mulai meningkat, sehingga energi, suasana hati, dan kemampuan pemulihan otot cenderung lebih baik. Penelitian menunjukkan bahwa kekuatan dan daya tahan perempuan meningkat pada fase ini, menjadikannya waktu terbaik untuk latihan intens atau kompetisi.

  • Fase Ovulasi (Sekitar Hari 14): Estrogen mencapai puncaknya, yang dapat meningkatkan reaksi, motivasi, dan kekuatan eksplosif. Ini bisa menjadi momen performa puncak. Namun, beberapa studi menyebutkan adanya peningkatan risiko cedera ligamen akibat sendi yang lebih longgar.

  • Fase Luteal (Hari 15–28): Progesteron meningkat, lalu menjelang akhir fase kadar hormon menurun. Perempuan mungkin mengalami kembung, mudah lelah, atau gejala PMS. Fase ini lebih cocok untuk latihan intensitas sedang, pengasahan teknik, atau strategi permainan.


Aplikasi pada Olahraga Padel

Padel menuntut reaksi cepat, sprint singkat, serta pukulan overhead yang melibatkan stabilitas inti dan kekuatan eksplosif. Menyesuaikan jadwal latihan dengan fase siklus dapat membantu memaksimalkan performa:

  • Waktu terbaik untuk performa puncak: Akhir fase folikular hingga ovulasi. Pada periode ini, kelincahan, kecepatan, dan daya tahan umumnya berada pada titik terbaik, sehingga cocok untuk turnamen atau pertandingan penting.

  • Waktu terbaik untuk latihan ringan: Fase menstruasi dan luteal akhir. Fokus pada teknik, strategi, serta latihan pemulihan agar tubuh tetap aktif tanpa terbebani.

  • Pencegahan cedera: Pada fase ovulasi, meskipun performa meningkat, pemanasan yang baik dan teknik yang benar sangat penting untuk mengurangi risiko cedera.


Tips Praktis

  1. Lacak siklus menstruasi menggunakan aplikasi atau catatan pribadi untuk menyesuaikan intensitas latihan.

  2. Jaga nutrisi dan hidrasi, khususnya pada fase menstruasi dengan konsumsi makanan kaya zat besi.

  3. Komunikasikan dengan pelatih/partner agar jadwal latihan dapat disesuaikan.

  4. Dengarkan tubuh sendiri — setiap perempuan mengalami siklus yang berbeda, sehingga penyesuaian personal sangat penting.


Kesimpulan

Bagi atlet padel perempuan, fase folikular akhir hingga ovulasi biasanya menjadi periode paling optimal untuk performa maksimal. Sebaliknya, fase menstruasi dan luteal akhir lebih tepat untuk latihan ringan, teknik, dan pemulihan. Dengan memahami pola tubuh sendiri, bermain padel bisa menjadi lebih nyaman, aman, dan efektif sepanjang bulan.


Sumber:

Tinggalkan komentar

Use coupon code WELCOME10 for 10% off your first order.

Keranjang

Selamat! Pesanan Anda memenuhi syarat untuk pengiriman gratis Spend Rp 200.000 for free shipping
Tidak ada lagi produk yang tersedia untuk dibeli

Keranjang Anda saat ini kosong.